Harga Saxophone Alto, Tenor, Dll September 2019, Sejarah dan Jenis

Harga Saxophone – Apabila anda menggemari ataupun menyukai musik orkestra, tentunya anda sudah familiar dengan alat musik yang bernama saxophone. Alat musik tiup ini seringkali dimainkan dalam pergelaran musik orkestera. Meskipun  ada juga yang memainkannya secara solois, seperti Kenny G. Saxophone sendiri termasuk instrumen musik mewah dengan harga yang relatif mahal.

Saxophone (bahasa indonesia ditulis saksofon)  adalah instrumen musik yang masih  tergolong dalam aero-phone. Instrumen ini umumnya dibuat  dari logam dan dimainkan menggunakan single-red seperti klarinet.  Selain itu, saxophone juga sering dimainkan untuk genre musik jazz dan big brand music.

Sejarah Saxophone

Instrumen saxophone mulai digunakan dalam kancah jazz  pada akhir dekase 20-an. Saxophone merupakan hasil rancangan dan gagasan dari seorang yang berasal dari bangsa Belgia bernama Adolphe Sax. Dia menginginkan sebuah clarinet yang bisa meniupkan octave dalam posisi jari-jari atas (tangan kiri) dan jari-jari bawah  (tangan kanan) yang tidak berubah.

Pada tahun 1840  Adolphe Sax telah berhasil memenuhi keinginannya dengan terbentuknya instrumen ciptaannya. Alat tiup yang  ia ciptakan tidak hanya memiliki teknik dalam posisi sama jari-jarinya dari atas hingga bawah seperti yang telah diinginkan, namun juga dapat digabung. Alat ini pun  juga seperti yang diharapkan antara kecepatan memainkan alat tiup kayu dengan kekuatan suara loyang (kuningan)

Adolphe Sax kemudian membuat semua jenis  yang ada dalam keluarga saxophone antara lain yaitu : soprano, alto, C melody, tenor, baritone dan bass saxophone. Bass saxophone ini berbentuk besar dan panjang sehingga dalam  memainkannya harus duduk di bangku yang tinggi. Karena bass saxophone ini tidak praktis, maka sudah tidak diproduksi lagi.

Saxophone sendiri memiliki warna suara khas yang spesifik. Akan tetapi, kehadiranya di dunia musik pada abad ke-19 tersebut tidak diterima oleh symphony orchestra. Alat tersebut baru digunakan untuk marching band militer pada awal abad ke-20. Hingga akhirnya, alat ini mulai masuk ke kancah jazz pada akhir dekade 20-an dan bahkan kemudian mendominasi untuk  bidang soloist musik jazz.

Banyak pendapat yang saling bertentangan tentang penggunaan saxophone. Ada yang menyebutnya jika saxophone masuk ke mainstream dari popular musik pengiring dansa mulai dari tahun 1910. Namun, pendapat tersebut ditentang oleh W.C Handy yang mengatakan jika quartetnya telah menggunakan saxophone sejak tahun 1902 yaitu grup baru pengiring penyanyi dalam show keliling.

Kemudian, Garvin Bushell mengatakan bahwa tenor saxophone pertama masuk ke Springfield, Ohio, sekitar Perang Dunia I. Tetapi, oleh pemain dari New Orleans, John Joseph, ditentang dan menyatakan bahwa ia membawa alat tersebut ke kotanya pada tahun 1914. Lalu, Art Hickman, pimpinan band pengiring dansa yang terkenal, juga menyatakan bahwa ia menggunakan alat tersebut sekitar tahun 1914.

Yang jelas, saxophone mulai manggung pada waktu jazz bergerak keluar dari New Orleans, namun belum memperoleh perhatian dari para peminat. Sejak awalnya, musik jazz memang seolah didominasi oleh cornet dan terompet. Ini terbukti dari raja-raja jazz yang muncul waktu itu seperti Oliver, Keppard, Armstrong, Beider, dan lainnya yang merupakan pemain-pemain terompet dan cornet.

Jenis Saxophone

Secara garis besar, ada dua jenis saxophone yang dikenal dalam dunia musik, yaitu saxophone untuk kebutuhan orkestra dan saxophone untuk kebutuhan band. Saxophone untuk kepentingan orkestra terdiri dari sopranino in F, sopranino in C, alto in F, tenor in C, baritone in F, bass in C, dan contrabass in F. Sementara, saxophone untuk keperluan band terdiri dari sopranino in Eb, sopranino in Bb, alto ini Eb, tenor in Bb, bariton in Eb, bass in Bb, dan contrabass in Eb.

Perkembangan teknis dari saxophone ini sendiri dapat dibagi menjadi dua fase, yaitu pada saat hak paten Sax masih berlaku dan sesudahnya. Pada fase pertama, perubahan dan perkembangannya berjalan lambat, dan mekanisme saxophone lebih sederhana, lebih mirip kepada clarinet. Namun, setelah hak paten habis pada tahun 1866, muncul banyak pembuat saxophone yang akhirnya mengakibatkan perkembangannya yang lebih cepat secara teknis.

Meski begitu, dalam 150 tahun perkembangannya, fondasi dasar Saxophone tidak banyak berubah dari desain awalnya. Pada awalnya, saxophone banyak digunakan dalam band militer. Hingga memasuki 1900-an, saxophone secara perlahan mulai banyak dipakai, salah satunya dalam pertunjukkan Vaudeville dan dance band untuk mengantikan violin.

Harus diakui, tidak banyak orang yang menggeluti instrumen saxophone jika dibandingkan dengan instrumen semacam gitar, bass, biola, maupun drum. Harga saxophone yang relatif mahal menjadi alasan utama mengapa banyak masyarakat masih enggan menekuni alat musik ini. Namun, jika Anda memang memiliki taste dan minat terhadap instrumen ini, memang tidak mengapa. Berikut kami sajikan info terbaru harga saxophone di pasaran Indonesia.

Harga Saxophone

Merek & Tipe Saxophone Harga (Rp)
Ostrava Alto Saxophone 4.750.000
ZEFF France ZAS 600 Gold 4.900.000
Lincoln Alto Saxophone LAS-200N 6.600.000
Alto Saxophone AL-500 7.490.000
Chateau Alto Saxophone CAS-21CVL 7.608.000
Chateau Alto Saxophone CAS-22VLNK 7.824.000
Chateau Baby Saxophone CCS-22VLGL 8.424.000
Chateau Baby Saxophone CCS-22VLNK 8.704.000
Alto Saxophone AL-780 8.990.000
Alto Saxophone AL-800B 11.490.000
Con AS651 Dir Alto Saxophone 11.170.000
Yamaha YAS-280 Alto Saxophone 12.300.000
Yamaha YAS-280S Alto Saxophone 13.850.000
Yamaha YAS-4800 Alto Saxophone 15.600.000
Yamaha YAS-480S Alto Saxophone 17.150.000

Tips Memilih Saxophone

1. Jenis

Memang ada beberapa jenis Sxophone yang bisa anda pilih, tetapi bagi pemula disarankan untuk menggunakan saxophone alto. Hal ini dikarenakan Saxophone alto tidak membutuhkan udara dalam jumlah yang banyak ketika dimainkan sehingga sangat cocok untuk pemula.

2. Ukuran

Sebelum membeli Saxophone, anda bisa coba untuk pura-puran memainkannya ktika masih di toko alat musik. Tidak perlu benar-benar meniupnya, anda hanya cukup memainkan notnya saja. Usahakan untuk memilih ukuran yang paling nyaman ketika dimainkan.

3. Jenis Musik

Berbeda halnya dengan gitar yang dapat digunakan untuk memainkan beragam jenis musik, untuk saxophone ini adan harus menyesuaikan saxophone yang dibeli dengan jenis musik yang ingin dimainkan. Jadi anda harus tentukan terlebih dulu jenis musik yang ingin dipelajari, baru setelah itu menentukan jenis Saxophone yang ingin dibeli.

4. Kualitas

Anda harus selalu berhati-hati dalam memilih kualitas saxophone karena alat musik yang satu ini termasuk kategori alat musik yang sangat sensitif. Kesalahan sedikit saja, bisa membuat suara yang dihasilkan menjadi tidak sempurna.

Daftar harga alat musik saxophone di atas kami rangkum dari berbagai sumber, termasuk toko alat musik dan situs jual beli online. Harga saxophone tersebut tidak mengikat dan bisa berbeda-beda di masing-masing wilayah. Untuk informasi lebih lengkap, Anda silakan mengunjungi langsung toko alat musik terdekat di wilayah Anda.

Leave a Comment